AGAMA DAN PERUBAHAN SOSIAL I: TEORI DAN KONSEP

Buku Agama dan Perubahan Sosial I: Teori dan Konsep

Jati Pamungkas, M.A.

2026, Cetakan Pertama, x + 262 halaman

15,5 x 23 cm (UNESCO)

 

Buku ini membahas hubungan antara agama dan masyarakat dari perspektif sosiologi secara komprehensif. Buku ini mengulas bagaimana agama berperan sebagai kekuatan sosial yang membentuk nilai, norma, serta mendorong perubahan dalam kehidupan masyarakat modern.

Category:

Description

Buku Agama dan Perubahan Sosial I: Teori dan Konsep menyajikan kajian komprehensif mengenai hubungan agama dan masyarakat dari perspektif teoretis dan interdisipliner. Agama dipahami tidak hanya sebagai sistem kepercayaan dan praktik ritual, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang membentuk norma, nilai, dan struktur masyarakat, sekaligus menjadi motor perubahan sosial. Buku ini membahas peran agama melalui lensa teori klasik dan kontemporer, termasuk pemikiran Emile Durkheim yang menekankan fungsi integratif agama dalam menjaga kohesi sosial melalui ritual dan simbol, Max Weber yang menyoroti etika agama sebagai pendorong transformasi ekonomi, politik, dan budaya, serta Karl Marx yang menekankan dimensi konflik dan dominasi dalam struktur sosial. Lebih jauh, buku ini menempatkan agama dalam konteks berbagai teori perubahan sosial. Teori evolusi sosial menjelaskan bagaimana agama berkembang seiring kompleksitas masyarakat, sementara fungsionalisme melihat agama sebagai mekanisme yang memelihara stabilitas dan integrasi. Teori konflik menekankan potensi agama sebagai arena perjuangan kekuasaan, sedangkan teori modernisasi menyoroti interaksi agama dengan rasionalitas, teknologi, dan birokrasi. Pendekatan sistem dan struktur menempatkan agama sebagai bagian dari jaringan sosial yang saling bergantung, sedangkan teori siklus sosial menekankan perubahan agama yang mengikuti pola naik-turun masyarakat. Teori globalisasi mengilustrasikan bagaimana agama menghadapi arus lintas budaya dan transnasional, membentuk identitas dan solidaritas baru. Dengan analisis lintas tradisi agama—Islam, Kristen, Hindu, Buddhisme, Konfusianisme, dan kepercayaan lokal—buku ini memberikan wawasan tentang persamaan universal dan variasi spesifik dalam etika, ritual, dan struktur sosial. Disajikan secara sistematis, buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi sosial yang ingin memahami bagaimana agama memengaruhi identitas, solidaritas, mobilisasi sosial, dan kekuatan transformasi dalam masyarakat kontemporer.