MASJID YANG TERKURUNG Manifesto Pembebasan Peradaban Islam Indonesia: Otopsi Kejujuran atas Ekosistem Keislaman yang Kehilangan Nadinya

MASJID YANG TERKURUNG: Manifesto Pembebasan Peradaban Islam Indonesia
Otopsi Kejujuran atas Ekosistem Keislaman yang Kehilangan Nadinya

Moch Jamaluddin Al Afghani, S.Pd

2026, Ebook, xiv + 171 halaman

21 x 29,7 cm

Description

Apakah kita benar-benar mencintai masjid dan ingin memakmurkannya, atau hanya mencintai kenyamanan dan keramaiannya?

Banyak dari kita merasa hatinya terpaut pada masjid. Kita bangga pada fasilitas yang mewah dan kegiatan seremonial yang sekadar meramaikan—menjadikannya tempat nongkrong yang membuat kita terlanjur yakin bahwa begitulah cara memakmurkan masjid dan meninggikan agama Islam. Namun, jujurlah pada diri kita sendiri: pernahkah kita mempertanyakan arti “memakmurkan masjid” yang sesungguhnya? Ataukah kita hanya membebek pada tradisi tanpa ilmu?

Ketahuilah, cinta tanpa ilmu adalah cinta buta. Selama kita meramaikan masjid tanpa diskusi ilmu, membiarkan masalah umat sebagai urusan pribadi masing-masing, dan justru menjadikan masjid sebagai pelarian dari masalah dunia tanpa menghasilkan solusi nyata, kita sedang mengkerdilkan fungsi rumah Allah.

Buku ini adalah otopsi kejujuran untuk membuka mata kita yang terpejam. Jangan sampai cinta kita pada agama ini ternyata hanyalah fatamorgana yang melunakkan daya kritis kita sendiri.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “MASJID YANG TERKURUNG Manifesto Pembebasan Peradaban Islam Indonesia: Otopsi Kejujuran atas Ekosistem Keislaman yang Kehilangan Nadinya”